11 Hal Yang Tak Boleh Dilupakan Fotografer Saat Memotret Long Exposure

Foto-foto slow speed atau yang dihasilkan dengan teknik fotografi long exposure memang tampak indah untuk dilihat. Tapi jangan salah, proses pembuatan foto-foto semacam ini juga bukan hal yang mudah dan tentu butuh perlengkapan yang spesial!

long exposure

Jika Anda seorang fotografer dan sudah berkecimpung lama dalam genre foto long exposure, tentu sudah tahu kesulitan-kesulitan apa saja yang harus dihadapi fotografer saat memotret dengan waktu eksposure yang lama ini.

Pastikan juga Anda sudah membaca bagaimana cara memotret air dengan teknik slow speed meski tidak menggunakan filter.

Nah, bagi Anda yang baru saja mau memulai hobi memotret dengan teknik slow speed atau long exposure, berikut ini adalah daftar aksesoris yang selayaknya untuk Anda miliki dan digunakan saat akan memotret slow speed.

Beberapa aksesoris ini mungkin tidak berkaitan dengan bagaimana teknik fotografi ini dilakukan, tapi percayalah itu akan sangat membantu Anda kala memotret.

1. Sepatu yang cocok

Tak ada satu fotograferpun atau bahkan siapa saja, yang mau berjalan kaki dalam jangka waktu cukup lama, sambil mengenakan sepatu yang tidak nyaman! Entah itu kekecilan, kebesaran, terlalu berat ataupun terasa menyakitkan di kaki.

Ketika Anda memotret long exposure, terkadang Anda harus berjalan kaki dalam jarak berkilo-kilometer untuk mencapai daerah yang diinginkan. Apalagi ketika daerah yang dituju berada di tengah hutan lebat ataupun harus mendaki gunung yang berbatu-batu.

Beberapa pertimbangan tentu soal berat sepatu, ukuran yang pas, bahan yang digunakan, dan yang pasti harga juga turut berperan dalam menentukan pilihan akhir. 🙂

2. Shutter Release

Selain bermacam filter yang krusial saat memotret long exposure, jangan lupakan juga shutter release untuk selalu standby dalam tas kamera Anda. Aksesoris yang satu ini juga cukup fital, karena menjaga Anda dari keharusan menekan tombol shutter kamera dalam jangka waktu lama.

Dengan adanya shutter release, maka hasil foto yang ada bisa terhindar dari blur karena getaran tangan saat menekan shutter.

3. Snack

Memotret long exposure tentunya akan cukup menyita waktu, pasti Anda tak mau konsentrasi buyar hanya karena perut yang keroncongan? Hehe.. Jadi persiapkanlah sekedar snack pengganjal perut, dengan begitu kegiatan memotret yang ada bisa berjalan aman sentosa, tapi ingat jangan sekali-kali buang sampah bekas makanan secara sembarangan ya..

4. Botol Minum

Jika snack sudah termasuk dalam list kebutuhan landscaper spesialis long exposure, maka tentunya botol minum juga harus turut serta di dalamnya.

Kebutuhan air minum sangat penting bagi tubuh, khususnya setelah perjalanan yang melelahkan di tengah terik matahari yang menyengat. Jangan sampai Anda kalap dan meminum air danau tempat hunting foto gara-gara kehausan, hehe.

5. Jas Hujan

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia memang membawa banyak keuntungan dengan panorama alam yang indah. Tapi jangan lupa juga dengan cuaca hujan yang bisa seketika datang menghampiri.

Tak mau kan memotret dalam kondisi basah kuyup gara-gara kehujanan? Oleh karena itu sepotong jas hujan akan sangat membantu Anda.

6. Pelindung Lensa dan Kamera

Masih dalam konteks hujan,  gear kesayangan yang rusak diguyur hujan tiba-tiba, bukanlah hal yang menyenangkan untuk diceritakan pada teman-teman Anda.

Oleh karena itu seperti pepatah usang yang tetap relevan, sedia payung sebelum hujan atau khusus untuk fotografer, sedia pelindung kamera dan lensa sebelum dibelai gerimis yang syahdu. Oke jangan baper!

Kearsarge Pinnacles by Moonlight

Foto long exposure karya Jeff P

 7. Baju hangat

Memotret long eksposure apalagi bagi yang mengejar sunset ataupun sunrise, sudah jadi harga mati Anda harus datang pagi-pagi buta atau pulang sudah gelap setelah matahari terbenam.

Baju hangat yang nyaman dipakai, akan sangat membantu menghadang kenangan udara dingin yang menerpa tubuh Anda. Terutama bagi yang hunting dengan kendaraan sepeda motor, wah sudah seharusnya mengenakan pakaian hangat yang memadai, ingat biaya kesehatan semakin mahal! 🙂

8. Pemberat Tripod

Untuk yang satu ini Anda tak perlu sih membawa dari rumah, kumpulkan saja batu-batu yang cukup berat untuk kemudian diisi dalam tas khusus, kemudian gantungkan di tripod Anda (beberapa tripod memiliki kait khusus pemberat, jika tripod Anda tidak punya gantungan ini, silakan gunakan tali atau semacamnya untuk menggantungnya).

9. Baterai ekstra

Ingat.. Memotret long exposure akan menguras baterai Anda lebih cepat dibandingkan memotret biasa, oleh karena itu bawalah selalu persediaan baterai cadangan. Untuk hunting satu atau dua lokasi, yah cukup satu baterai cadangan saja.

Tapi jika berencana hunting dan cukup banyak lokasi yang dituju, atau waktu hunting terbilang lama, Anda bisa mempertimbangkan untuk membawa baterai cadangan lebih banyak.

Catatan penting: pastikan baterai cadangan yang dibawa sudah dicharge full, jangan sampai malah pas mau diganti eh baterainya ternyata belum dicharge, ya sama juga boong (kayaknya ini pernah kejadian deh hehe).

10. Laser pointer/Lampu Senter

Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu membantu fokus kamera saat kesulitan mengunci fokus, dengan mengarahkan cahayanya ke objek yang ingin kita fokuskan, maka kamera bisa mengunci fokus dengan akurat.

Satu tambahan untuk lampu senter, setidaknya benda ini akan membantu Anda tidak terpeleset, hanya gara-gara berjalan dalam kegelapan saat mengejar sunrise.

11. Power Bank

Hal terakhir yang juga cukup krusial bagi fotografer yang mengejar long exposure adalah power bank.

Mengapa? Ya supaya smartphone Anda tidak kehabisan baterai, selain buat internetan mengisi waktu menanti jepretan foto selesai, juga karena ada beberapa aplikasi di smartphone yang bermanfaat untuk Anda saat membuat potret long exposure, contohnya stellarium buat yang mengejar milky way.

Selain itu ada beberapa jenis kamera modern yang kini bisa dicharge dengan power bank,waaah canggih bukan.

Tentunya akan sangat membantu Anda dalam memotret, apalagi sekarang banyak power bank yang juga merangkap lampu petromak senter hehe, multiguna deh.

****

 Demikian 11 hal penting yang setidaknya harus selalu dipertimbangkan Anda yang lagi hunting foto-foto slow speed ataupun long exposure, tentunya hal-hal di atas bisa saja berbeda untuk masing-masing orang, oleh karena itu jika Anda memiliki favorite tersendiri, jangan lupa untuk membagikannya di kolom komentar.

Baca Juga...

4 Responses

  1. Oppa says:

    good reviews…!
    Saya pemula dlm duni photography. Web ini sangat membantu saya memahami dasar dan teknik dari fotografi itu sendiri.
    Mau minta bantuan nih! 🙂
    Teknik dan trik apa saja yang perlu kita pelajari sebagai bekal dasar buat seorang fotografer itu sendiri?
    Di sini saya sengaja membuat beberapa, dan itu semua sudah di review di web ini, kalo ada yang lain, bisa di tambain, atau yang salah bisa di koreksi, mumpun masih newbie… 😀

    Photography rules [must]:
    1. Shutter Speed
    2. Aperture
    3. ISO
    4. Exposure

    Tricks and technics:
    1. Landscape photography
    2. Potrait photography
    3. Long Exposure
    4. Night Photography
    5. Milky way photography
    6. Panning photography
    7. Forest photography
    8. Levitation photography
    9. Bokeh photography
    10. Freezing photography
    11. Macro photography
    12. Strobist
    13. Human Interest photography
    14. Prespective photography
    15. silhouette photography

    • Sheva says:

      Halo Oppa, terima kasih atas semua supportnya, untuk teknik dasar yang pasti setidaknya harus menguasai segitiga emas fotografi, mengatur aperture, ISO dan shutter speed di kamera. atau sederhananya kita bisa mengoperasikan kamera di mode Manual. Untuk kumpulan artikel panduan fotografi pemula sudah dibahas di sini.
      Untuk semua yang disebutkan sudah tepat, tinggal dipilih kegemarannya di bidang fotografi yang mana, terus lebih diperdalam lagi. 🙂

  2. riky says:

    artikely lucu…
    tapi bermanfaat dan sangat membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *