Panduan Lengkap Belajar Fotografi Hingga Mahir Bagi Pemula

Menghasilkan sebuah karya foto yang unik dan menarik pada dasarnya bukan hal yang sulit, kita hanya perlu belajar teknik dasar fotografi terlebih dahulu.

Namun ketika kita baru pertama kali memiliki atau bahkan memegang kamera, terkadang itu bisa jadi hal yang cukup menegangkan.

Nah untuk membantu kamu yang ingin mempelajari lebih dalam tentang fotografi, maka Saveseva Fotografi membuat Panduan Belajar Fotografi Lengkap Buat Pemula.

Di dalam panduan ini akan terdiri dari beberapa bab, dimana masing-masing babnya akan ada beberapa chapter atau sub bab untuk mempelajari hal-hal yang penting terkait dari tema utama di bab tersebut.

Halaman ini merupakan bagian awal dari panduan belajar fotografi yang dimaksud. Oleh karena itu bisa dikatakan juga sebagai daftar isi bagi kamu yang ingin mempelajari semuanya.

Jika ini merupakan kali pertama kamu mempelajari tentang fotografi, maka lami sarankan kamu untuk mengikutinya secara bertahap sesuai dengan urutan bab-bab yang ada, tetapi jika kamu sudah berpengalaman atau hanya ingin review dan menambah ilmu fotografi, silakan mengikuti bab dan sub bab mana saja yang kamu inginkan.

Sekedar catatan, karena untuk panduan ini merupakan rangkaian materi pembelajaran yang banyak serta merupakan rangkuman dari materi fotografi yang telah ada (dan belum ada :D) di website ini, maka dalam daftar di bab-bab yang ada mungkin akan terasa belum lengkap.

Jika kamu pun merasa demikian, harap bersabar karena itu artinya chapter tersebut masih sementara dilengkapi atau disusun.

So..mari kita simak bersama, Panduan Belajar Fotografi Hingga Mahir Bagi Pemula:

Bab 1 – Dasar Fotografi : Memahami Eksposure dan Segitiga Emas Dalam Fotografi

Bab pertama dari seri belajar fotografi bagi pemula ini kita akan melihat apa itu eksposur serta peran sentralnya dalam fotografi. Selain itu kamu juga akan diperkenalkan dengan segitiga emas dalam fotografi yang mencakup aperture, shutter speed dan ISO.

Eksposure merupakan dasar bagi kamu sebagai pemula untuk bisa menghasilkan sebuah foto yang menarik. Dengan memahami apa itu eksposure, kita bisa memastikan foto yang kita buat memiliki tingkat eksposure yang tepat.

Dalam bagian ini kamu juga akan mempelajari apa hubungan dari segitiga emas fotografi, yaitu aperture, shutter speed dan iso.

Senang dengan foto yang blur dan tajam pada bagian objeknya?

Kamu perlu mempelajarinya dalam artikel mengenai aperture ini.

Selain masalah blur, aperture juga akan berpengaruh pada beberapa komponen pembentuk segitiga emas fotografi.

Dengan mengubah nilai shutter speed maka kita bisa mendapatkan berbagai efek tertentu yang muncul dalam foto kita nantinya. Simak pembahasan teknik dasar fotografi tentang shutter speed di artikel ini.

ISO pada berbagai macam merk kamera tentu berbeda-beda tingkatan maksimalnya. Namun semuanya memiliki fungsi sama dalam kamera tersebut. Simak di sini dampak menggunakan nilai ISO rendah atau ISO tinggi.

Histogram merupakan tool penting untuk memastikan eksposure foto kamu tepat. Yuk lihat di sini cara memanfaatkan fitur histogram ini.

Bab II – Pengenalan Kamera Digital: Memahami Kamera Yang Kamu Miliki

Di bab ini kita akan menggali lebih dalam tentang kamera digital.

Mulai dari DSLR, Mirrorless, hingga kamera saku.

Dengan memahami kamera yang kamu miliki maka akan jauh lebih mudah saat kamu mempelajari teknik memotret yang lainnya.

Pemahaman akan kamera juga membuat kamu lebih mudah mengerti settingan yang paling tepat saat memotret.

Belajar Teknik Dasar Fotografi Bagi Pemula

Di bagian ini kamu akan belajar membedakan antara kamera DSLR, Mirrorless dan juga kamera saku.

Dengan begitu tentu kamu akan mengetahui yang mana tipe kamera yang paling tepat yang bisa kamu beli atau kamu butuhkan.

Perang megapiksel kamera semakin hari semakin menjadi. kamu akan menemukan begitu banyak kamera dengan tingkat resolusi megapiksel begitu besar, tapi apakah itu hal yang bagus? Lihat pembahasannya di sini.

Rata-rata setiap kamera digital saat ini mampu menghasilkan foto dengan format RAW dan JPEG.

Seperti apa kedua format foto ini?

Berikut adalah penjelasan rinci setiap format foto tersebut dan perbedaan keduanya.

Foto RAW sendiri merupakan format foto yang powerful saat kamu menggunakannya dalam pemotretan.

Seperti apa keuntungan memotret dengan format ini? Lihat di artikel ini.

Dalam fotografi dikenal dua ukuran sensor yang paling populer yaitu full frame dan APSC. Apakah itu? Lihat di sini.

Di artikel ini kita akan melihat 8 tips buat kamu sebelum memutuskan untuk membeli sebuah kamera.

Karena kamera bukan merupakan barang ‘murah’, pastikan kamu menentukan pilihanmu dengan tepat.

White balance juga merupakan salah satu unsur penting yang perlu kita perhatikan saat memotret.

Kesalahan menentukan white balance bisa berpengaruh pada keseluruhan hasil foto kamu, jangan sampai kamu salah.

Simak di sini bagaimana sebenarnya white balance dan pengaturannya.

Hal sepele yang kadang tidak kita perhatikan adalah penyimpanan kamera.

Simak dalam artikel ini, jika kamu ingin kameramu tetap awet dan bisa memotret dengan optimal.

Bab III – Memahami Lensa dan Fungsi Pentingnya Dalam Fotografi

Di bab yang ketiga ini kita akan berbicara tentang lensa.

Lensa sendiri memegang peran yang cukup sentral dalam fotografi. Sebagai pintu masuk cahaya menuju sensor, kualitas lensa turut menjadi faktor utama hasil foto yang kamu ambil.

Mari kita lihat bagian-bagian utama dalam bab tentang lensa ini:

Lensa yang digunakan dalam memotret ada begitu banyak.

Jangan sampai kamu salah dalam memilih atau bahkan menggunakannya. Simak di sini apa saja jenis dan fungsi lensa yang biasa digunakan dalam fotografi.

Salah satu dampak dari perbedaan ukuran sensor kamera adalah perbedaan panjang fokal lensa.

Satu lensa yang sama, panjang fokalnya bisa berbeda-beda ketika dipasang di kamera dengan ukuran sensor yang berbeda.

Semua itu akan kita pelajari di bagian ini.

Tahukah kamu bahwa lensa yang paling banyak dimiliki orang umumnya adalah lensa kit?

Ternyata lensa yang sering dipandang remeh ini memiliki begitu banyak keunggulan dibalik kesederhanaannya. Mari simak di sini keistimewaan dari lensa kit yang kamu miliki.

Lensa 50mm merupakan salah satu lensa paling populer dalam fotografi. Kamu belum memilikinya?

Berikut 10 alasan mengapa kamu harus menjadikannya salah satu andalan saat memotret.

Salah satu tipe lensa yang sedikit unik adalah lensa fisheye. Dengan lensa ini kamu bisa merekam efek yang benar-benar keren saat semua objek terdistorsi. Lihat selengkapnya di artikel ini.

Akhirnya kamu memutuskan untuk membeli lensa! Wahh… Mari lihat beberapa tips berikut supaya kamu tidak salah beli.

Ternyata kamu malah kepincut dengan tawaran lensa di bursa lensa bekas. Ok, tidak masalah.

Tapi pastikan terlebih dahulu lensa yang kamu incar, bebas dari beragam jenis cacat lensa berikut ini.

Bab IV – Memahami Lebih Dalam Tentang Fokus, Bokeh dan Depth of Field

Di bab ini kita akan melihat lebih detail tentang sistem fokus kamera, apa itu bokeh serta pengertian lebih tentang DoF (Depth of Field) atau ruang tajam pada foto kamu.

Salah fokus saat memotret merupakan hal yang menjengkelkan.

Tentunya kamu tak ingin dari sekian ratus atau sekian ribu foto yang dipotret, sebagian besar di antaranya ternyata salah fokus.

Lihat di sini tips mencegah hal tersebut.

Saat objek foto kita bergerak cepat maka kita membutuhkan shutter speed yang cepat juga supaya hasil foto tidak blur.

Seberapa cepat shutter speed yang kamu butuhkan agar foto terlihat fokus? Mari pelajari bersama

Bab V – Memahami Komposisi Foto: Menghasilkan Foto Yang Lebih Baik

Dalam bab ini kita akan belajar beragam komposisi utama dalam fotografi.

Dengan mempelajari komposisi maka kita bisa memaksimalkan hasil foto yang kita potret bahkan sebelum kita memulai memotret.

Komposisi satu titik lenyap dalam fotografi sering menjadi panduan bagi kita untuk digunakan dalam memotret, simak pembahasan lengkapnya di sini.

Komposisi spiral juga sangat menarik untuk dilihat dalam sebuah foto, mari pelajari bersama di artikel ini.

Komposisi fotografi berikutnya yang perlu diketahui adalah golden ratio atau fibonacci. Seperti apa foto dengan komposisi golden ratio? Mari simak di artikel ini.

Foto makro juga menjadi salah satu genre dalam fotografi yang terkenal. Memotret hewan atau benda kecil sehingga tampak besar tentu sangat menarik.

Reverse ring merupakan salah satu cara kamu mendapatkan foto makro berkualitas, tanpa harus mengeluarkan banyak biaya terlebih dahulu untuk membeli lensa makro yang mahal.

Demikian rangkaian artikel tips belajar teknik dasar fotografi bagi kamu yang baru mulai mempelajari mengenai fotografi. kamu bisa menemukan lebih banyak lagi tips serupa di kategori tips fotografi kami.

Jangan lupa untu bergabung dengan kami via Email dengan cara mengisi form yang ada di samping kanan artikel ini (jika kamu menggunakan PC/laptop) atau di bawah artikel (jika kamu menggunakan handphone).

Baca Juga...

2 Responses

  1. suroto says:

    tulisan ny bagus dan mudah dimengerti.
    ???

  2. 1300 says:

    Ada kesalahan link utk artikel “Jadi Kamera Yang Mana Yang Harus Kamu Beli?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *